Viral Video Kucing Dianiaya di Serpong, Pelaku Minta Maaf
"Saya reflek dan menahan kucing tersebut dengan kaki saya, untuk memisahkan gigitan dari tangan saya. Tangan saya mendapat perawatan di rumah sakit empat jahitan. Namun, kucing tersebut tidak mati, kucing masih berkeliaran. Apa yang terjadi, saya lakukan dalam keadaan syok," katanya.
Setelah permohonan maaf Felix, tampak pria yang memakai kemeja hitam lengan panjang tergulung ikut memberikan keterangan. Rupanya, pria itu merupakan sekuriti yang terlibat debat dengan Felix dalam video yang viral tersebut.
"Nama saya Mulyadi Mukhtar, jabatan Koordinator dan Kepala Sekuriti yang viral di video. Pada saat itu berdebat dengan Pak Felix Yanaputra.. apa yang dikatakan Pak Felix, bahwa kucing itu masih hidup benar adanya. Sampai detik ini kucing tersebut masih berkeliaran di area sekolah," tuturnya.
Permohonan maaf ini, kendati disampaikan secara terbuka melalui video, namun tidak serta merta membuat warganet dan pecinta hewan memaklumi. Seperti yang diungkapkan oleh Nathasatwanusantara. Menurutnya, persoalan penganiayaan hewan tidak bisa diselesaikan dengan maaf.
"Kasus pidana tidak bisa diselesaikan dengan kata maaf. Bagaimana ini polisi @polsekserpong? Apa masih dilanjutkan ke kejaksaan? Penyiksaan hewan bukan delik aduan. Tetapi delik biasa. Harus melewati persidangan sampai ketuk palu, baru bisa diputuskan apakah saudara Felik bersalah atau tidak," komennya, mendapat 667 suka dan 99 balasan.