Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Setelah Diserang Rudal dan Drone Iran, Dubai Diterjang Badai Petir
Advertisement . Scroll to see content

Tak Sabar Sambut Pasukan AS, Iran Akan Jadikan Tentara AS Santapan Ikan Hiu

Senin, 30 Maret 2026 - 07:06:00 WIB
Tak Sabar Sambut Pasukan AS, Iran Akan Jadikan Tentara AS Santapan Ikan Hiu
Militer Iran menegaskan tak sabar menantikan kedatangan pasukan Amerika Serikat dalam operasi serangan darat (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Militer Iran menegaskan tak sabar menantikan kedatangan pasukan Amerika Serikat (AS) di wilayahnya dalam operasi serangan darat. Pasukan Iran yang terlatih memiliki keunggulan dan siap mengusir dan melenyapkan setiap serdadu AS.

Juru Bicara Markas Besar Pusat Komando Iran Khatam Al Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, mengatakan angkatan bersenjata Iran telah lama menantikan dimulainya operasi darat AS di Iran. AS memiliki catatan sejarah kelam dalam perang darat di masa lalu yang  berujung penahanan.

"Sebagai tanggapan atas ancaman (Presiden AS Donald) Trump baru-baru ini mengenai operasi darat atau pendudukan setiap inci tanah Iran, yang bukan lagi sekadar keinginan, kami menyatakan, para pejuang Islam telah lama menantikan tindakan tersebut," kata Zolfaghari, seperti dikutip dari Sputnik, Senin (30/3/2026).

Dia menjanjikan perlawanan yang akan membuat setiap tantara AS menyesal telah menginjakkan kaki di tanah Iran. 

"Hasilnya tidak lain adalah penangkapan, mutilasi, dan pemusnahan para agresor memalukan, dengan para komandan dan tentara AS menjadi santapan lezat bagi ikan hiu di Teluk Persia," kata Zolfaghari.

Iran mengerahkan sekitar 1 juta tentara untuk mengantisipasi kemungkinan serangan darat AS. Militer AS dilaporkan mengirim belasan ribu personel Marinir dan pasukan terjun payung ke Timur Tengah, memicu spekulasi serangan darat.

Kantor berita Tasnim melaporkan pengerahan difokuskan ke Pulau Kharg karena ada kemungkinan AS akan merebut pulau di Selat Hormuz tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut