Para Pemuda Iran Antre Daftar Jadi Tentara untuk Perang Lawan AS-Israel
TEHERAN, iNews.id - Gelombang mobilisasi terjadi di Iran. Dalam beberapa hari terakhir, para pemuda Iran dilaporkan antre mendaftar menjadi tentara untuk menghadapi potensi perang melawan Amerika Serikat dan Israel. Lonjakan permohonan ini muncul seiring meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah.
Sumber militer menyebut, pusat-pusat perekrutan dipadati sukarelawan muda. Mereka membanjiri pendaftaran untuk bergabung dengan paramiliter Basij, Korps Garda Revolusi Islam, hingga tentara reguler, sebagai bentuk kesiapan menghadapi kemungkinan perang terbuka.
Di tengah antusiasme tersebut, Iran juga dilaporkan telah menyiapkan sekitar 1 juta pasukan guna mengantisipasi kemungkinan serangan darat dari Amerika Serikat. Langkah ini diambil setelah militer AS dikabarkan mengirim belasan ribu personel Marinir dan pasukan terjun payung ke kawasan Timur Tengah.
Menurut kantor berita Tasnim, pengerahan pasukan Iran difokuskan di Pulau Kharg, wilayah strategis yang berada di dekat Selat Hormuz. Pulau tersebut menjadi titik vital karena hampir 90 persen ekspor minyak Iran berasal dari sana.
Iran Akan Hancurkan Kampus-Kampus AS di Timur Tengah, Peringatkan Dosen dan Mahasiswa Menjauh
Pejabat militer Iran juga mengingatkan sejarah kekalahan Amerika Serikat dalam perang darat di masa lalu, yang disebut sebagai kegagalan besar. Mereka menilai setiap upaya invasi darat akan berujung pada hasil serupa.