Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Satgas Pangan Polda Metro Sidak Pasar Induk Cipinang, Cegah Peredaran Beras Oplosan
Advertisement . Scroll to see content

Satgas Pangan Polda Metro Temukan 1 Merek Beras Oplosan Masih Dijual di Pasar Induk Cipinang

Jumat, 25 Juli 2025 - 14:04:00 WIB
Satgas Pangan Polda Metro Temukan 1 Merek Beras Oplosan Masih Dijual di Pasar Induk Cipinang
Kasubdit 1 Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP M. Ardila Amry usai melakukan sidak di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (25/7/2025). (Foto: Achmad Al Fiqri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Satgas Pangan Polda Metro Jaya menemukan satu dari lima merek beras premium oplosan yang diungkap Bareskrim Polri, masih beredar di pasaran. Hal tersebut diketahui saat Satgas Pangan Polda Metro Jaya menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, Jumat (25/7/2025).

"Ada satu (merek) yang kita temukan dari lima tersebut," kata Kasubdit 1 Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP M. Ardila Amry usai menggelar sidak.

Namun, Ardila tidak menjelaskan secara detail satu merek beras premium oplosan yang ditemukan. Dia hanya menyampaikan akan berkoordinasi dengan Bareskrim Polri untuk memastikan merek beras oplosan itu.

"Kami juga akan coba mengecek lagi, akan berkoordinasi dengan Bareskrim. Dan kami juga karena di sini ada Satgas Pangan DKI, sehingga kami juga berkewajiban untuk melakukan lab-lab juga bersama rekan-rekan teknologi dari Satgas Pangan," kata dia.

Dia pun mengimbau kepada konsumen untuk segera melapor ke kepolisian bila menemukan adanya beras premium yang tam sesuai takaran dan mutu dengan harga eceran pada pihak kepolisian.

"Karena kami di sini sangat concern dan sangat serius untuk menjaga apa yang sudah menjadi perhatian tidak hanya pemerintah, tetapi juga publik khususnya di negara kita saat ini apakah di sini," ucapnya.

Sebelummya, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri mengungkap tiga produsen dari lima jenis merek beras premium melanggar mutu dan takaran beras atau oplosan.

Ketua Satgas Pangan Polri Brigjen Helfi Assegaf menjelaskan bahwa temuan itu didapati pihaknya setelah melakukan uji sampel sampel beras premium dan medium dari pasar tradisional maupun modern.

Helfi menyebut proses pengujian sampel itu dilakukan di Laboratorium Balai Besar Pengujian Standar Konsumen Pasca Panen Pertanian. Berdasarkan hasil pengujian itu, Helfi menyebut terdapat 5 merek beras premium yang tidak memenuhi standar mutu. 

"Lima merek sampel beras premium yaitu Sania, Sentra Ramos Biru, Sentra Ramos Merah, Sentra Pulen dan Jelita," kata Helfi dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2025).

Sementara produsen dari kelima merek itu merupakan PT Food Station selaku produsen Setra Ramos Merah, Setra Ramos Biru dan Setra Pulen. Kemudian Toko SY (Sumber Rejeki) produsen Jelita dan PT PIM selaku produsen Sania.

Berdasarkan temuan itu, kata dia, Helfi menyebut pihaknya resmi meningkatkan status perkara kasus pelanggaran mutu dan takaran beras atau beras oplosan ke tahap penyidikan. 

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut