Respons Wali Kota Bekasi usai Nyaris Diserang Warga Pakai Golok saat Tertibkan PKL
Politisi PDIP itu mengatakan, kemarahan yang muncul dari pria dalam video tersebut merupakan bentuk akumulasi, yang pada akhirnya dilakukan penindakan. Sebab, selama ini para pelanggar dengan nyaman tidak dilakukan penindakan padahal telah melanggar aturan.
"Nah kemarahan ini lah bentuk akumulasi pembiaran selama bertahun-tahun ketika nggak pernah ditindak," katanya.
Adapun, dalam video yang beredar awalnya petugas berompi Satpol PP hendak menertibkan sebuah tempat penyimpanan kelapa berbahan besi. Barang itu terletak tepat di pinggir jalan atau di depan sebuah ruko.
Saat proses pembongkaran sedang berjalan, tiba-tiba seorang pria berbaju merah tidak terima dengan apa yang dilakukan petugas. Dia meminta agar petugas tidak membongkar tempat penyimpanan kelapa tersebut.
"Woy, woy jangan yang ini," teriak pria berbaju merah.
Adu mulut sempat terjadi antara petugas dengan pria tersebut. Hingga akhir sang pria berkepala pelontos itu masuk ke dalam ruko dan keluar membawa senjata tajam jenis golok.