Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fujifilm Instax Wide 400 Jet Black Jadi Kamera Instan Kekinian di Era AI, Ini Keunikannya
Advertisement . Scroll to see content

Pramono Kumpulkan Petugas PPSU Pekan Depan buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI

Jumat, 10 April 2026 - 09:59:00 WIB
Pramono Kumpulkan Petugas PPSU Pekan Depan buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI
Gubernur Jakarta Pramono Anung (foto: Danandaya Arya)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, akan mengumpulkan seluruh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) serta pegawai yang berkaitan dengan layanan aduan JAKI pekan depan. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas temuan kasus manipulasi laporan masyarakat di aplikasi tersebut.

Pramono akan memberikan peringatan keras kepada seluruh pihak agar tidak melakukan manipulasi pekerjaan, khususnya dalam penanganan keluhan warga. Dia menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta tidak akan menoleransi pelanggaran serupa jika kembali terjadi.

"Saya akan menyampaikan dan memberikan, memperingatkan kepada siapa pun yang akan melakukan itu sekali lagi, kami tidak akan memberikan maaf. Jadi langsung kami berhentikan," kata Pramono, dikutip Jumat (10/4/2026).

Pramono mengungkapkan, kasus manipulasi tindak lanjut laporan warga di Kelurahan Kalisari, Jakarta Timur, bukanlah kejadian pertama. Dia menilai hal tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan di tingkat pemerintahan setempat.

"Kasus di Kalisari itu ternyata bukan kasus yang pertama kali dan yang melakukan adalah orang yang sama. Artinya kontrol yang tidak baik, baik itu apakah dari Lurah yang bertanggung jawab, Kasi Pemerintahan dan Kasi Ekonomi dan Pembangunan, menyerahkan sepenuhnya kepada PPSU," kata Pramono.

Pemprov Jakarta diketahui telah menonaktifkan Lurah Kalisari beserta jajaran terkait lainnya yang terlibat, berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat.

Pramono menegaskan, praktik penyimpangan dalam penanganan aduan masyarakat tersebut telah mencoreng citra Jakarta sekaligus merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Meski demikian, dia memastikan bahwa kasus tersebut tidak berdampak pada jumlah laporan masyarakat melalui aplikasi JAKI. Pemprov Jakarta, katanya, terus memantau layanan aduan warga setiap hari.

Sebelumnya, Lurah Kalisari Siti Nurhasanah menyampaikan permohonan maaf atas unggahan foto hasil Artificial Intelligence (AI) terkait penanganan parkir liar di wilayahnya melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI). Insiden tersebut turut memicu perhatian publik di media sosial.

Siti menegaskan, pihaknya telah menjatuhkan sanksi berupa Surat Peringatan Pertama (SP1) kepada petugas PPSU yang mengunggah foto tersebut.

"Kami memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini. Ini menjadi pembelajaran bagi kami agar ke depan tidak terulang. Petugas yang bersangkutan telah diberikan SP1 dan membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya," ujarnya dikutip dari keterangan Pemprov Jakarta, Senin (6/4/2026).

Siti menjelaskan, petugas PPSU tersebut sebelumnya menindaklanjuti laporan masyarakat terkait parkir liar yang masuk melalui aplikasi JAKI. Namun, dalam prosesnya, petugas justru mengunggah foto hasil rekayasa seolah-olah lokasi telah ditertibkan dan bebas dari parkir liar.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut