Polri Ambil Sampel Korban Gagal Ginjal Akut di Beberapa Provinsi
JAKARTA, iNews.id - Tim gabungan Bareskrim Polri terus mengumpulkan sampel dari para korban gagal ginjal akut di beberapa provinsi. Sampel yang diambil yakni urine dan darah.
"Masih melakukan uji laboratorium dari beberapa provinsi yang saat ini mengakibatkan korban meninggal dunia dan masih dalam proses perawatan. Jadi dikumpulkan dulu," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, Jakarta, Senin (31/10/2022).
Selain itu, lanjut dia, polisi juga mengambil sampel dari obat-obatan yang dikonsumsi korban.
"Ini dikumpulkan semuanya kemudian nanti diuji laboratorium forensik dan diuji di laboratium Balai POM," ujar Dedi.
Mengenal Penyakit Ginjal Misterius, Ini Penyebabnya
Sementara itu, sejauh ini ada tiga perusahaan farmasi terkait penyelidikan munculnya kasus gagal ginjal akut terhadap anak-anak di Indonesia.
Dir Tipiter Bareskrim Polri Brigjen Pol Pipit Rismanto menyebut, tiga perusahaan tersebut juga bagian dari yang direkomendasikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
"Iya satu tambahan. Nanti kepolisian yang akan merilis itu ya, tambahannya kan, kita harus dalami juga. Sedang dalami dulu mohon sabar ya, pasti dapat nih, nanti kita transparan," ujarnya.
Sebelumnya, BPOM akan memidanakan PT Yarindo Farmatama dan PT Universal Pharmaceutical Industries.
Kepala BPOM Penny K Lukito menemukan penggunaan berlebihan Propilen Glikol yang mengandung Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG).
"Pemeriksaan beberapa sumber, didapati adanya bahan baku propilen glikol yang melebihi ambang batas," ucap Penny, dalam konferensi pers, Senin (31/10/2022).
Editor: Muhammad Fida Ul Haq