Polda Metro Kerahkan 6.812 Personel Amankan Mudik Lebaran, Jaga Terminal hingga SPBU
JAKARTA, iNews.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri meninjau pengamanan yang dilakukan jajaran selama Operasi Ketupat 2026 di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Sabtu (14/3/2026). Polda Metro telah menyiapkan total 6.812 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
“Rencana pengamanan dari jajaran Polda Metro Jaya mencakup 1.647 lokasi pengamanan di seluruh wilayah,” kata Asep kepada wartawan di Terminal Pulogebang, Sabtu (14/3/2026).
Asep menjelaskan, dari jumlah tersebut terdapat 95 pos pengamanan yang terdiri atas 68 pos pengamanan (pospam), 22 pos pelayanan dan 5 pos terpadu. Selain itu, disiapkan 9 pos pantau arus mudik yang ditempatkan di sepanjang ruas Tol Jakarta-Cikampek.
Pengamanan juga difokuskan pada 83 lokasi sentra ekonomi serta 11 simpul transportasi, yang terdiri atas 4 terminal, 4 stasiun, 2 bandara dan 1 pelabuhan.
Pemudik Mulai Padati Bekasi, Agus Rela Hadapi Macet demi Pulang ke Jambi
Selain itu, kepolisian mengamankan 471 kantor perbankan, 164 kantor Pegadaian, serta 621 objek vital seperti SPBU, fasilitas PLN, hingga depo Pertamina.
Untuk pengamanan malam takbiran dan Hari Raya Idulfitri, polisi menyiapkan pengamanan di 13 lokasi malam takbiran serta 133 lokasi pelaksanaan salat id dan pembagian zakat. Selain itu, terdapat 37 lokasi ziarah yang juga menjadi perhatian untuk mengantisipasi kemacetan.
Objek wisata juga menjadi fokus pengamanan dengan 68 titik wisata yang dipantau, di antaranya Taman Impian Jaya Ancol, Taman Margasatwa Ragunan dan Taman Mini Indonesia Indah, termasuk kawasan wisata di Bekasi, Depok hingga Kepulauan Seribu.
Dalam operasi ini, total 6.812 personel gabungan diterjunkan. Rinciannya 5.092 personel Polri, 416 personel TNI dari Kodam Jaya dan jajaran Kodim, 1.088 personel dari Pemda dan instansi terkait, serta 216 personel dari unsur masyarakat.
Selain itu, disiapkan pula 57 unit ambulans serta 84 rumah sakit rujukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk mendukung pelayanan kesehatan selama arus mudik.
Asep mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu berhati-hati di jalan dan memanfaatkan rest area jika merasa lelah.
“Jika membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi call center 110,” ujarnya.
Sementara itu, penerapan sistem ganjil-genap selama arus mudik di sejumlah ruas jalan direncanakan berlaku mulai 18 hingga 25 Maret 2026.
Editor: Reza Fajri