Mantap! Terminal Kampung Rambutan Sediakan Pijat Gratis untuk Pemudik
JAKARTA, iNews.id - Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur ramai oleh para pemudik. Berbagai fasilitas gratis untuk para pemudik disediakan, salah satunya layanan pijat gratis.
Pijat gratis tersebut berada di posko milik Baznas Jakarta, tepat di samping Pos Pengamanan dan Layanan petugas gabungan dari TNI-Polri. Di posko itu disediakan pemeriksaan kesehatan gratis, seperti pemeriksaan gula darah atau kolestrol.
Di pos tersebut, terdapat sekitar 3 orang terapis pijat gratis. Mereka merupakan tunanetra binaan Pemerintah Provinsi Jakarta. Salah satu terapis bernama Suryadi (37) yang mendapatkan pelatihan dari Panti Sosial Bina Netra Cahaya Batin berkolaborasi dengan Pemprov Jakarta.
"Saya memijat dari tahun 2010, kita ada pelatihan teman-teman disabilitas netra yang sudah diwadahkan Dinsos Pemprov Jakarta. Alhamdulillah, dari hasil pelatihan dan pendidikan yang kita dapat dari Panti Sosial Bina Netra Cahaya Batin itu kita ada pembekalan untuk keterampilan di bidang massage," ujar Suryadi di lokasi, Selasa (17/3/2026).
Mudik dengan Kereta Api Diminati, KAI Berangkatkan Belasan Ribu Penumpang
Dia pun mengapresiasi Baznas Jakarta yang telah berkolaborasi dengan penyandang disabilitas, menyediakan kegiatan pijat gratis tersebut.
"Aku sendiri sangat apresiasi buat Baznas sudah bisa membantu eksplore kemampuan teman-teman disabilitas, yang mana kami ini minoritas, kita butuh ruang untuk bisa mengakses kemampuan kita dan memberikan manfaat pada masyarakat, khususnya terkait pijat yang berkaitan langsung dengan kesehatan," kata dia.
"Intinya sangat senang dengan Baznas yang sudah 3 kali mengadakan event-event seperti ini di tiap tahunnya di momen mudik lebaran," tambahnya.
Suryadi mengingatkan, layanan pijat darinya ini hanya bersifat relaksasi saja bagi para penumpang, bukan untuk menyembuhkan penyakit kronis.
"Ya untuk treatment-nya saja sih karena kadang-kadang kan masyarakat pengennya, punya keluhan agak sedikit kronis, tapi pengennya sembuh, jadi PR buat kita juga, memang kita tak menjangkau itu karena di sini sifatnya relaksasi ya, bukan untuk penyembuhan, itu saja sih," katanya.
Editor: Reza Fajri