Korban Bom asal Tangerang, di Surabaya untuk Pameran Batik
Setelah ditunggu hingga siang hari tak ada kabar, Aan meminta dua anaknya berangkat ke Surabaya untuk mengecek ke Rumah Sakit Bhayangkara tempat korban bom dirujuk.
“Anak saya dari jam enam sore kemarin berangkat dan baru dapat info tadi siang ini kalau istri saya jadi korban. Saya belum tahu gimana kondisi jasadnya, karena masih diurus,” ujar Aan Teja.
Keluarga sudah memeriksa tes DNA Legita. Hasil jasad yang diidentifikasi polisi benar Legita. Aan Teja mengatakan, keluarga masih menunggu penyerahan jenazah Legita dari polisi.
Diberitakan sebelumnya, tiga gereja di Surabaya menjadi sasaran bom teroris, Minggu (13/5/2018). Yakni Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Jalan Arjuno. Akibat peristiwa itu dilaporkan 14 orang tewas dan 42 orang luka-luka.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto