Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Serma KKO Samuri, Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi Meninggal Dunia
Advertisement . Scroll to see content

7 Pahlawan Revolusi Korban G30S PKI 1965, Profil dan Riwayat Karier Militer

Kamis, 29 September 2022 - 21:26:00 WIB
7 Pahlawan Revolusi Korban G30S PKI 1965, Profil dan Riwayat Karier Militer
Pahlawan revolusi korban G30S PKI (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

D.I. Panjaitan sempat ditempatkan di Pekanbaru, Riau hingga masa proklamasi kemerdekaan. Setelah Indonesia merdeka, ia ikut dalam membentuk TKR dan memiliki karier cemerlang di militer.

Menjelang akhir hayatnya, D.I. Panjaitan diangkat menjadi Asisten IV Menteri/Panglima Angkatan Darat dan memperoleh tugas belajar ke Amerika Serikat. Pangkat terakhirnya adalah Brigjen sebelum diberi gelar anumerta Mayor Jenderal (Mayjen) setelah meninggal.

6. Mayjen (Anumerta) Sutoyo Siswomiharjo

Sutoyo Siswomiharjo lahir 28 Agustus 1922 di Kebumen, Jawa Tengah. Ia menempuh pendidikan di Balai Pendidikan Pegawai Tinggi di Jakarta saat masa pendudukan Jepang dan menjadi pegawai negeri pada Kantor Kabupaten di Purworejo. 

Setelah Proklamasi Kemerdekaan, Sutoyo masuk TKR bagian Kepolisian dan akhirnya menjadi anggota Korps Polisi Militer. Ia diangkat menjadi ajudan Kolonel Gatot Subroto dan kemudian menjadi Kepala Bagian Organisasi Resimen II Polisi Tentara di Purworejo.

Kariernya terus melesat hingga tahun 1961 diserahi tugas sebagai Inspektur Kehakiman/Oditur Jenderal Angkatan Darat. Sayangnya,Sutoyo yang menentang pembentukan angkatan kelima juga harus ikut gugur dalam peristiwa G30S. Pangkat terakhirnya adalah Brigjen sebelum diberi gelar anumerta Mayor Jenderal (Mayjen) setelah meninggal.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut