7 Pahlawan Revolusi Korban G30S PKI 1965, Profil dan Riwayat Karier Militer
Kariernya militernya kian cemerlang. Saa PKI mengajukan pembentukan angkatan perang kelima, Suprapto keras menolaknya. Ia menjadi korban pemberontakan G30S bersama para petinggi TNI AD lainnya. Jasadnya ditemukan di kawasan Lubang Buaya. Pangkat terakhirnya adalah Mayjen sebelum diberi gelar anumerta Letnan Jenderal (Letjen)setelah meninggal.
Siswondo Parman atau yang dikenal dengan S. Parman merupakan salah satu petinggi TNI AD di masa Orde Lama yang juga turut menjadi korban G30S. Ia lahir Wonosobo, Jawa Tengah, pada 4 Agustus 1918.
Pendidikan militernya sebenarnya lebih fokus di bidang intelijen. Ia pernah dikirim ke Jepang untuk misi memperdalam ilmu intelijen pada Kenpei Kasya Butai.
Pengalamannya di bidang intelijen sangat penting bagi TNI saat itu. Ia disebut telah mengetahui rencana-rencana PKI yang ingin membentuk angkatan kelima. Nahas, ia diculik dan dibunuh bersama para jenderal lain pada 1 Oktober 1965 dini hari. Pangkat terakhirnya adalah Mayjen sebelum diberi gelar anumerta Letnan Jenderal (Letjen) setelah meninggal.
Mas Tirtodarmo Haryono atau yang lebih dikenal dengan M. T. Haryono lahir pada 20 Januari 1924 di Surabaya, Jawa Timur. Haryono pernah mengikuti Ika Dai Gaku (sekolah kedokteran) di Jakarta pada masa pendudukan Jepang.