49 Hewan Kurban Dikirim ke Kepulauan Seribu, Sapi hingga Domba Naik Kapal
Menurut dia, momentum Iduladha menjadi berkah bagi masyarakat Kepulauan Seribu. Selain bernilai ibadah, pembagian daging kurban juga membantu pemenuhan gizi warga yang sehari-hari lebih banyak mengonsumsi ikan.
"Warga di pulau hampir setiap hari makan ikan. Melalui adanya kurban ini, ada variasi menu dan tambahan gizi dari daging sapi atau kambing bagi masyarakat," ujarnya.
Fadjar juga mengapresiasi dukungan para donatur, baik dari jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), perusahaan melalui program corporate social responsibility (CSR), maupun panitia kurban yang membantu proses distribusi hingga ke pulau-pulau. Dia mengingatkan pentingnya pengelolaan limbah hasil penyembelihan hewan kurban agar tidak mencemari lingkungan laut dan memicu masalah kesehatan.
"Saya berpesan agar limbah kurban dikelola dengan baik, jangan dibuang ke laut. Koordinasikan dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) di wilayah masing-masing untuk teknis penanganannya," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu, Nurliati menambahkan, pihaknya mengerahkan 60 petugas untuk mengawal kesehatan hewan kurban. Petugas tersebut terdiri atas personel internal serta dibantu Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan dalam dua tahap, yakni antemortem atau sebelum penyembelihan dan post-mortem setelah penyembelihan. Langkah itu dilakukan untuk memastikan daging kurban memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).
"Setiap pulau sudah ada tim yang siaga. Mereka akan melakukan pemeriksaan kembali saat hewan tiba, sebelum penyembelihan, hingga pemeriksaan daging setelah disembelih sebelum dibagikan kepada warga," katanya.
Editor: Reza Fajri