Wow, Rusia Akan Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Bulan
Kepala Roscosmos Dmitry Bakanov pada Juni lalu mengatakan, perusahaannya ingin membangun PLTN di Bulan dan menjelajahi Venus, planet tetangga Bumi.
Keberadaan Bulan, berjarak 384.400 km, mengurangi goyangan Bumi pada porosnya, sehingga memastikan iklim lebih stabil. Bulan juga menyebabkan pasang surut di lautan.
Rusia bukan satu-satunya yang memiliki rencana tersebut. Badan antariksa Amerika Serikat (NASA) pada Agustus lalu mengungkapkan rencana serupa, menempatkan reaktor nuklir di Bulan pada kuartal pertama tahun fiskal 2030.
“Kita sedang berlomba menuju Bulan, berlomba dengan China ke Bulan. Dan untuk memiliki pangkalan di Bulan, kita membutuhkan energi,” kata Menteri Perhubungan AS, Sean Duffy, saat itu.
Dia mengakui saat ini AS tertinggal dalam perlombaan ke Bulan dibandingkan China.
Aturan internasional melarang penempatan senjata nuklir di luar angkasa, namun tidak ada larangan membangun PLTN, selama mematuhi aturan tertentu.
Editor: Anton Suhartono