Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Advertisement . Scroll to see content

WNI Ditahan Imigrasi AS dan Visa Pelajarnya Dicabut, Diduga karena Ikut Demo Black Lives Matter

Senin, 14 April 2025 - 19:42:00 WIB
WNI Ditahan Imigrasi AS dan Visa Pelajarnya Dicabut, Diduga karena Ikut Demo Black Lives Matter
Seorang WNI, Aditya Wahyu Harsono, ditangkap oleh petugas Imigrasi AS di Marshall, Negara Bagian Minnesota, diduga karena pernah ikut demo Black Lives Matter pada 2021. (Foto: Istimewa/The Minnesota StarTribune)
Advertisement . Scroll to see content

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri ICE yang dihubungi untuk klarifikasi tentang penahanan Harsono dan alasan pencabutan izin pelajarnya mengatakan, pihaknya tidak bisa mengomentari kasus-kasus tertentu dengan alasan privasi. Dia menambahkan, semua pendatang yang masuk ke negara tersebut menjalani pemeriksaan ketat.

"Pemerintahan Trump berfokus pada perlindungan negara dan warga negara kita dengan menegakkan standar keamanan nasional dan keselamatan publik tertinggi melalui proses visa kami," kata departemen tersebut.

Sementara menurut dokumen pengadilan, alasan resmi menahan Aditya Wahyu Harsono karena telah melewati masa tinggal yang diizinkan setelah visa pelajarnya dicabut empat hari sebelum penangkapannya pada bulan Maret. Pencabutan visanya konon disebabkan hukuman pidana ringan atas kerusakan properti tahun 2022. Saat itu, dia menyemprotkan grafiti di trailer.

Namun, istri Aditya Wahyu Harsono yakin ada motif lain di balik pencabutan visa pelajar dan penangkapan suaminya. Peyton mengatakan, dia percaya suaminya ditangkap karena pernah ikut dalam aksi protes pada 16 April 2021.

Saat itu, Aditya menjadi salah satu dari sekitar 1.000 orang yang berdemonstrasi atas pembunuhan George Floyd oleh polisi Minneapolis dan kematian Daunte Wright oleh polisi di Brooklyn Center. Polisi mengatakan, mereka menangkap Aditya yang ikut dalam protes mendukung gerakan Black Lives Matter tersebut, 13 menit setelah jam malam pukul 11 ​​malam.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut