Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS
Advertisement . Scroll to see content

WNI di AS Diimbau Tak Panik dengan Kebijakan Imigrasi Baru Pemerintahan Trump

Selasa, 04 Februari 2025 - 09:26:00 WIB
WNI di AS Diimbau Tak Panik dengan Kebijakan Imigrasi Baru Pemerintahan Trump
Indonesian American Lawyers Association (IALA) meminta warga Indonesia tetap tenang menghadapi regulasi baru yang diterapkan pemerintahan Presiden Trump (IALA)
Advertisement . Scroll to see content

"Kami sangat mengimbau agar masyarakat Indonesia untuk menyaring dengan hati-hati dan tidak terburu-buru dalam
mempercayai informasi yang beredar. Jangan langsung percaya dan panik akibat konten umpan klik (clickbait) di berbagai media sosial, terutama dalam situasi yang penuh ketidakpastian ini," ujar pengacara yang berpraktik di Los Angeles itu.

Pasca-pelantikan Trump muncul oknum-oknum yang menjual jasa pengajuan suaka politik dengan memalsukan cerita.

Menanggapi hal tersebut, IALA juga mengingatkan bahwa asylum atau suaka politik bukan satu-satunya yang bisa diajukan oleh komunitas Indonesia untuk mendapatkan perlindungan hukum. 

“Sebenarnya banyak cara untuk orang Indonesia mendapatkan legalitas di AS melalui jalur pekerjaan, keluarga, dan hukum-hukum khusus lainnya. Carilah pengacara yang benar. Ada banyak sekali organisasi non-profit yang kredibel dan memang bergerak di bidang imigrasi yang siap membantu masyarakat kita. Oranisasi-organisasi tersebut dikelola oleh pengacara seperti kami,” kata Jason Y Lie, pengacara yang berkedudukan di Los Angeles.

Para praktisi juga mengingatkan, menghadapi kebijakan imigrasi baru di bawah pemerintahan Trump yang semakin ketat, komunitas Indonesia di AS perlu memahami tantangan serta strategi yang bisa diambil untuk melindungi diri dan
keluarga. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut