WHO: Perang Melawan Covid Jadi Lebih Sulit karena Varian Delta
WASHINGTON, iNews.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan vaksin masih menjadi senjata paling ampuh untuk melawan Covid-19 varian Delta yang lebih menular. Meninggalkannya berarti ada kemungkinan kalah perang.
Pakar kedaruratan WHO Mike Ryan mengatakan, peperangan menjadi lebih sulit dengan hadirnya varian Delta. Vaksin tetap menjadi pertahanan paling ampuh melawan penyakit tersebut.
"Kita melawan virus yang sama, tapi lebih bugar," ujarnya, dikutip dari The Straits Times, Minggu (1/8/2021).
Dia menegaskan, semua vaksin Covid-19 yang sudah mendapat persetujuan WHO memberikan perlindungan signifikan, bahkan terhadap penyakit parah disebabkan varian Covid-19 apa pun, termasuk Delta.
Peringatan WHO ini disampaikan saat Amerika Serikat (AS) menerapkan pendekatan baru yang lebih ketat terkait lonjakan kasus infeksi. Data menunjukkan, mereka yang sudah mendapatkan vaksin penuh bisa terinfeksi kembali. Dampak penyakitnya memang tidak parah, namun masih bisa menularkan ke orang lain.