Venezuela Tuduh CIA Kirim Tentara Bayaran untuk Bunuh Presiden Nicolas Maduro
Kedua tahanan dari Spanyol, lanjut dia, mengaku telah merekrut sekelompok tentara bayaran lain untuk dibawa ke Venezuela dengan tujuan membunuh Presiden Nicolas Maduro, Wakil Presiden Delcy Rodriguez, dan dirinya.
AS membantah tuduhan Venezuela bahwa CIA berencana membunuh Presiden Maduro dan pejabat tinggi lainnya.
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS membenarkan seorang anggota militernya ditahan di Venezuela. Namun Deplu belum bisa memastikan identitas dua warga lainnya.
Sementara itu sumber pemerintah Spanyol mengatakan, kedua orang itu bukan anggota badan intelijen CNI.
"Spanyol membantah dan menolak mentah-mentah setiap insinuasi bahwa mereka terlibat dalam operasi destabilisasi politik di Venezuela," kata seorang sumber, dikutip dari AFP, dikutip Senin (16/9/2024).
Pemerintah Ceko belum menanggapi tuduhan tersebut.
Editor: Anton Suhartono