Venezuela Siaga Penuh Hadapi Kemungkinan Serangan Amerika, Warga Sipil Dilatih Perang
Dalam beberapa pekan terakhir, militer AS juga memperluas jangkauannya dengan menambah pasukan di Puerto Riko, El Salvador, Panama, serta Trinidad dan Tobago. Langkah itu diklaim sebagai latihan dan operasi keamanan regional.
Pemerintahan Presiden Donald Trump, yang kini menjalani masa jabatan keduanya, menyebut misi ini sebagai bagian dari upaya memerangi perdagangan narkoba dan melindungi keamanan nasional AS. Para pejabat Gedung Putih menuduh Maduro memiliki hubungan dengan Tren de Aragua, geng narkoba besar asal Venezuela yang disebut memiliki jaringan hingga ke wilayah AS.
Maduro Tuding AS Ingin Gulingkan Pemerintahannya
Presiden Maduro menolak keras tuduhan itu dan menyebut langkah Washington sebagai tindakan provokatif yang mengancam kedaulatan negaranya.
“Mereka tidak mencari keadilan, mereka mencari kendali atas Venezuela. Tapi rakyat kami siap mempertahankan tanah air dengan darah dan keberanian,” ujarnya, dalam pidato yang disiarkan televisi nasional.
Maduro juga memerintahkan pembentukan unit pertahanan sipil di setiap distrik, menggabungkan milisi rakyat, polisi, dan sukarelawan dalam latihan bersama militer. Karakas menyebut langkah itu sebagai “mobilisasi rakyat untuk mempertahankan revolusi.”