Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku
Advertisement . Scroll to see content

Ukraina Meradang, Mantan Menlu Rumania Sebut Donbas dan Krimea Harus Diserahkan ke Rusia

Minggu, 18 September 2022 - 09:47:00 WIB
Ukraina Meradang, Mantan Menlu Rumania Sebut Donbas dan Krimea Harus Diserahkan ke Rusia
Bendera nasional Ukraina sedang berkibar (ilustrasi). (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

BUCHAREST, iNews.id – Mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Rumania, Andrei Marga, menyinggung soal batas-batas negara Ukraina yang dinilainya tak wajar. Hal itu memicu reaksi keras dari Ukraina.

Kedutaan Besar Ukraina di Rumania pada Sabtu (17/9/2022) menyatakan, mereka tidak dapat menerima kata-kata Marga itu.

“Kami menyesal bahwa Andrei Marga, mantan menteri dari negara demokratis di Eropa membuat pernyataan yang mempertanyakan prinsip-prinsip dasar hukum internasional, khususnya tentang perbatasan yang tidak dapat diganggu gugat,” ungkap Kedubes Ukraina di Twitter, akhir pekan ini.

Menurut kantor diplomatik itu, pernyataan Marga sangat menusuk di saat Ukraina tengah berjuang membela kemerdekaannya dan keamanan seluruh Eropa.

Sabtu kemarin, Marga mengatakan bahwa Ukraina memiliki batas-batas negara yang tidak wajar. Karena itu, Kiev harus menyerahkan wilayahnya kepada negara-negara lain yang dia anggap berhak untuk menguasainya.

Menurut Marga, wilayah Zakarpattia mesti ditransfer ke Hongaria. Sementara wilayah Galicia diserahkan ke Polandia

Berikutnya, kata Marga, wilayah Bukovina seharusnya dimiliki Rumania, sedangkan Donbas dan Krimea diserahkan ke Rusia

“Ini semua adalah wilayah negara-negara lain,” ujarnya. 

Marga juga mengkritik rezim politik di Ukraina. Dia menganggap penguasa Ukraina saat ini jauh dari kata demokratis.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut