Twitter pada Rabu menyatakan telah mengunci alias memblokir akun Trump setidaknya selama 12 jam dan menghapus tiga cuitan sang presiden. Perusahaan medsos yang berbasis di San Francisco itu juga menegaskan, pelanggaran terhadap peraturan Twitter di masa selanjutnya dapat menyebabkan penonaktifan secara permanen akun milik Trump.
Kerusuhan di Gedung DPR AS, 1 Perempuan Tewas Ditembak
“Pelanggaran Peraturan Twitter di masa mendatang, termasuk kebijakan ‘Integritas Sipil’ atau ‘Ancaman Kekerasan’, akan menyebabkan penangguhan akun @realDonaldTrump secara permanen,” ungkap Twitter, pagi ini.
Sementara, Facebook juga telah menghapus pesan video dari Trump yang dinilai menghasut.
Pendukung Trump Serbu Gedung DPR AS dan Rusak Fasilitas, Biden: Ini Pemberontakan!
Suasana Gedung DPR AS menjadi rusuh ketika ratusan pendukung Trump menyerbu masuk gedung itu, Rabu (6/1/2021). Para pengunjuk rasa itu berusaha memaksa Kongres membatalkan kekalahan Trump di Pilpres AS 2020, ketika para anggota parlemen negeri Paman Sam tengah berkumpul untuk mengesahkan kemenangan Joe Biden.
Dengan berbekal senjata dan gas air mata, polisi pun berusaha mengusir para demonstran dari Gedung Capitol. Para anggota DPR dan Senat AS langsung dievakuasi setelah massa pendukung Trump itu memaksa masuk melalui aula Kongres. Kondisi tersebut memaksa DPR dan Senat menangguhkan musyawarah.
Satu orang tewas ditembak dalam kerusuhan itu.
Editor: Ahmad Islamy Jamil