Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mentan Ungkap Rencana Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura: Stok Kita Ada 5,1 Juta Ton
Advertisement . Scroll to see content

Turis Jepang Syok Ditagih Rp10 Juta usai Makan Kepiting, Langsung Lapor Polisi

Kamis, 21 September 2023 - 09:27:00 WIB
Turis Jepang Syok Ditagih Rp10 Juta usai Makan Kepiting, Langsung Lapor Polisi
Penampakan kepiting raja Alaska sebelum diolah menjadi hidangan (ilustrasi). (Foto: YouTube KabarPedia)
Advertisement . Scroll to see content

“Tak satu pun dari kami diberi tahu bahwa kepiting utuh akan dimasak hanya untuk kami, karena beberapa restoran lain menyajikan kepiting sebagian,'” ucap perempuan berusia 50 tahun itu lagi.

Kaget dengan tagihan tersebut, Shinba lantas meminta Seafood Paradise untuk memanggil polisi. Tak lama berselang, aparat pun tiba di tempat kejadian. Pihak restoran mengklaim, makanan yang mereka jual kepada rombongan turis asal negeri sakura itu tidaklah terlalu mahal. Pegawai restoran bahkan menunjukkan kepada Shinba tanda terima dari pelanggan lain yang telah memesan hidangan serupa.

Setelah berdiskusi, restoran tersebut akhirnya setuju untuk memberi Shinba diskon sekitar 78 dolar AS (Rp1,2 juta).

Perwakilan Paradise Group menyatakan, mereka mendukung para staf mereka yang menurut mereka telah berkomunikasi dengan jelas tentang harga dan berat kepiting raja Alaska sebelum pelanggan melakukan pemesanan.

“Untuk mencegah miskomunikasi, staf bahkan membawa kepiting raja Alaska utuh ke meja sebelum disiapkan. Setelah pembayaran, pelanggan menolak membayar tagihan dan meminta untuk membuat laporan polisi. Oleh karena itu, manajer restoran membantu membuat laporan polisi,” kata perwakilan restoran itu dalam sebuah pernyataan.

Namun, wanita tersebut juga menghubungi Dewan Pariwisata Singapura mengenai kejadian tersebut, dan kasusnya telah dirujuk ke Asosiasi Konsumen Singapura.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut