Trump Sesumbar Iran Mudah Dikalahkan dalam Perang
Bantah Kekhawatiran Jenderal AS
Menurut Trump, sang jenderal tidak pernah menyarankan untuk menghindari serangan. Sebaliknya, dia menyebut Caine siap memimpin dan tahu bagaimana memenangkan perang jika diperintahkan.
Meski sesumbar soal kemenangan mudah, Trump tetap mengaku lebih mengutamakan jalur diplomasi. Namun dia memperingatkan, jika kesepakatan tidak tercapai, Iran akan menghadapi konsekuensi besar.
“Saya lebih suka ada kesepakatan daripada tidak. Tapi jika kita tidak mencapai kesepakatan, itu akan menjadi hari yang sangat buruk bagi negara itu dan, sayangnya, bagi rakyatnya,” ujarnya.
Pada 20 Februari lalu, Trump bahkan sempat mempertimbangkan serangan terbatas terhadap Iran sembari memberi waktu 15 hari bagi Teheran untuk mencapai kesepakatan nuklir baru.
Ketegangan Meningkat di Timur Tengah
Spekulasi serangan kian menguat setelah AS mengerahkan tambahan kekuatan militer ke kawasan Timur Tengah. Selain itu, Departemen Luar Negeri AS juga memerintahkan evakuasi personel non-darurat dari Kedutaan Besar AS di Beirut, Lebanon.