Trump Puji Turki karena Bantu Gulingkan Bashar Al Assad Tanpa Banyak Korban, Ini Komentar Ankara
ANKARA, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Hakan Fidan membantah penyataan Donald Trump soal peran Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam penggulingan pemimpin SuriahBashar Al Assad. Presiden AS terpilih yang akan dilantik pada 20 Januari 2025 itu menyebut penggulingan Assad sebagai pengambilalihan kekuasaan yang tidak bersahabat oleh Turki.
Pernyataan Trump itu sebenarnya mengarah kepada pujian, namun Fidan menegaskan bahwa penggulingan Assad semata-mata perjuangan rakyat Suriah yang sejak lama menginginkan kebebasan.
Trump mengatakan, Turki sangat cerdas karena berhasil mengambil alih kekuasaan di Suriah tanpa mengorbankan banyak nyawa.
Dalam wawancara dengan Al Jazeera yang disiarkan pada Rabu (18/12/2024), Fidan menyebut kesalahan besar menggambarkan peristiwa terkini di Suriah sebagai pengambilalihan kekuasaan oleh Turki.
"Bagi rakyat Suriah, ini bukanlah pengambilalihan kekuasaan. Saya kira jika ada pengambilalihan kekuasaan, itu adalah keinginan rakyat Suriah," kata Fidan.