Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nah, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Punya Banyak Amunisi untuk Perang Panjang
Advertisement . Scroll to see content

Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Iran malah Siap Perang Lagi

Rabu, 22 April 2026 - 08:41:00 WIB
Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Iran malah Siap Perang Lagi
Donald Trump memperpanjang gencatan senjata, namun Iran justru bersiap melawan blokade AS (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran. Namun di sisi lain, Teheran justru menegaskan tak pernah meminta perpanjangan tersebut dan bahkan menyatakan kesiapan untuk kembali berperang.

Pemerintah Iran menilai langkah Trump itu dilakukan secara sepihak. Kantor berita Tasnim, mengutip sumber pejabat pemerintah, menyebut tidak ada pengajuan dari Teheran kepada AS untuk memperpanjang gencatan senjata yang sebelumnya disepakati selama dua pekan dan berakhir Rabu (22/4/2026).

Trump melalui akun Truth Social menyatakan perpanjangan gencatan senjata akan berlaku hingga Iran mengajukan proposal damai. Meski demikian, Washington tetap melanjutkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz.

Menurut Trump, keputusan tersebut diambil juga atas permintaan pejabat Pakistan, termasuk Panglima Militer Asim Munir dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif, guna memberi waktu bagi Iran menyusun “proposal terpadu”.

Namun klaim itu tak membuat Iran melunak. Penasihat ketua parlemen Iran, Mahdi Mohammadi, justru menilai keputusan tersebut tidak relevan dan hanya taktik AS untuk mengulur waktu.

Ia menegaskan bahwa blokade laut yang masih dilakukan AS setara dengan tindakan agresi militer. Karena itu, Iran menganggap perlu adanya pembalasan.

“Melanjutkan blokade laut tidak berbeda dengan melancarkan serangan, dan respons militer diperlukan,” ujar Mohammadi.

Nada keras juga datang dari militer Iran. Juru Bicara Markas Besar Pusat Khatam Al Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, menyatakan angkatan bersenjata Iran berada dalam kesiapan tempur penuh.

Menurutnya, jika ada serangan atau tindakan lanjutan terhadap Iran, pihaknya siap meluncurkan serangan balasan ke target yang telah ditentukan.

“Angkatan bersenjata kami telah lama berada dalam kesiapan tempur 100 persen,” katanya.

Pernyataan-pernyataan tersebut menegaskan bahwa meskipun gencatan senjata diperpanjang oleh AS, situasi di lapangan masih sangat rapuh. Alih-alih mereda, ketegangan justru berpotensi meningkat karena Iran menunjukkan sinyal kuat untuk kembali ke jalur militer jika tekanan terus berlanjut.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut