Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Breaking News: Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Trump Pastikan Blokade Pelabuhan Iran Berlanjut, Nasib Perundingan Damai di Ujung Tanduk

Rabu, 22 April 2026 - 06:22:00 WIB
Trump Pastikan Blokade Pelabuhan Iran Berlanjut, Nasib Perundingan Damai di Ujung Tanduk
Donald Trump memastikan blokade pelabuhan-pelabuhan Iran terus berlanjut meski gencatan senjata antara kedua negara diperpanjang (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memastikan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan terus berlanjut, meski gencatan senjata antara kedua negara diperpanjang sampai tercapainya kesepakatan damai. Kebijakan ini langsung menempatkan nasib perundingan damai di ujung tanduk, mengingat Iran menolak melanjutkan negosiasi selama blokade masih diberlakukan.

Trump menegaskan, keputusan memperpanjang gencatan senjata dilakukan atas permintaan Pakistan, namun tidak disertai pelonggaran tekanan militer. Sebaliknya, AS tetap menginstruksikan militernya untuk melanjutkan blokade maritim terhadap pelabuhan Iran di kawasan strategis Selat Hormuz.

“Militer telah saya arahkan untuk melanjutkan blokade dan tetap siap dalam segala hal,” tulis Trump, di akun media sosial Truth Social, dikutip Rabu (22/4/2026).

Langkah ini menjadi salah satu faktor utama yang membuat Iran enggan kembali ke meja perundingan. Pemerintah di Teheran menilai blokade tersebut sebagai bentuk tekanan yang tidak sejalan dengan semangat gencatan senjata.

Di sisi lain, Trump juga mengungkap adanya perpecahan internal di pemerintahan Iran terkait kelanjutan perundingan damai. Menurut dia, sebagian pihak ingin segera melanjutkan negosiasi, sementara lainnya menolak keras selama tekanan dari AS belum dihentikan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut