Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS
Advertisement . Scroll to see content

Trump Negosiasi Tarif Baru dengan Vietnam, India dan Israel sebelum Berlaku, Indonesia Menyusul?

Minggu, 06 April 2025 - 06:02:00 WIB
Trump Negosiasi Tarif Baru dengan Vietnam, India dan Israel sebelum Berlaku, Indonesia Menyusul?
Presiden AS Donald Trump telah mulai berbicara dengan perwakilan dari Vietnam, India, dan Israel untuk bernegosiasi mengenai tarif baru sebelum berlaku 9 April. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika SerikatDonald Trump telah mulai berbicara dengan perwakilan dari Vietnam, India, dan Israel untuk bernegosiasi mengenai perjanjian dagang yang dapat meringankan dampak tarif baru sebelum mulai berlaku minggu depan. Langkah ini menandai gelombang pertama keterlibatan diplomatik sejak Trump mengumumkan kenaikan tarif pada lebih dari 180 negara dan tarif timbal balik pada Rabu, 2 April 2025.

Dilansir dari CNN, tarif timbal balik dijadwalkan diberlakukan pada tanggal 9 April, mulai pukul 00:01 waktu AS atau 11.01 WIB, sebagai bagian dari kebijakan perang dagang Trump, yang memberlakukan tarif besar-besaran pada 57 negara. 

Trump dalam sebuah posting di platformnya, Truth Social, mengklaim, Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam telah mengatakan kesediaannya untuk menghapus tarif sepenuhnya, jika ada kesepakatan dengan Washington. Dia mengatakan, menantikan pertemuan dengan Vietnam dalam waktu dekat.

"Baru saja melakukan panggilan telepon yang sangat produktif dengan To Lam, Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam, yang memberi tahu saya bahwa Vietnam ingin memangkas tarif mereka hingga nol jika mereka dapat membuat kesepakatan dengan AS," tulis Trump di Truth Social. 

Vietnam diketahui sangat terpukul, menghadapi bea masuk sebesar 46 persen atas ekspornya ke AS. Sementara Israel juga masih dikenai tarif sebesar 17 persen meskipun telah terlebih dahulu menghapus semua tarif atas impor Amerika Serikat demi menghindari pembalasan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut