Trump Klaim Iran Ajak Negosiasi setelah Diancam Serangan Militer
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika SerikatDonald Trump mempertimbangkan beberapa opsi menanggapi penanganan demonstrasi di Iran, termasuk dengan intervensi militer. Demonstrasi besar-besar di Iran telah merenggut 490 nyawa hingga Minggu (11/1/2026) berdasarkan data lembaga Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis di AS.
“Kami mempertimbangkannya dengan sangat serius. Militer sedang mempertimbangkannya, dan kami sedang mempelajari beberapa opsi yang sangat keras. Kami akan membuat keputusan,” kata Trump, di pesawat Air Force One, Minggu malam waktu setempat.
Setelah ancaman serangan yang pertama kali disampaikan Trump pekan lalu, pimpinan Iran menghubungi AS untuk menawarkan negosiasi.
"Pertemuan sedang diatur," ujarnya, seperti dilaporkan Al Jazeera, Senin (12/1/2026).
Namun Trum menegaskan kembali, pemerintahannya mungkin mengambil sikap sebelum pertemuan itu terwujud.