Trump Beri Waktu Putin 12 Hari Berdamai dengan Ukraina, Ini Tanggapan Keras Rusia
Batas waktu tersebut tampaknya menunjukkan keseriusan Trump untuk benar-benar menjatuhkan sanksi kepada Rusia setelah sekian lama menahannya. Hal ini menunjukkan rasa frustrasinya terhadap Putin terkait konflik yang telah berlangsung selama 3,5 tahun tersebut.
Trump mengaku kecewa kepada Putin karena tak ada perkembangan signifikan menuju perdamaian.
"Tidak ada alasan untuk menunggu. Kita tidak melihat adanya kemajuan," ujarnya, kepada wartawan, saat bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di Turnberry, Skotlandia.
Ukraina menyambut baik sikap tegas Trump terhadap Rusia.
Andriy Yermak, kepala staf Presiden Volodymyr Zelensky, berterima kasih kepada Trump atas pernyataannya itu.
"(Trump) Bersikap tegas dan menyampaikan pesan perdamaian yang jelas dengan kekuatan," ujarnya.
Trump juga mengindikasikan tidak tertarik melanjutkan perundingan dengan Putin. Sanksi dan tarif akan digunakan sebagai hukuman bagi Rusia jika tidak mau memenuhi keinginan Trump.
"Tidak ada alasan untuk menunggu. Jika Anda tahu apa jawabannya, mengapa menunggu? Dan ini akan berupa sanksi dan mungkin tarif, tarif sekunder," katanya.
Editor: Anton Suhartono