Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Bersumpah Bikin Pangkalan Militer AS di Timur Tengah seperti Neraka
Advertisement . Scroll to see content

Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk Negara Eropa yang Pajaki Raksasa Teknologi AS

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:03:00 WIB
Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk Negara Eropa yang Pajaki Raksasa Teknologi AS
Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif impor 100 persen ke negara-negara Eropa yang menerapkan pajak digital ke raksasa teknologi AS. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Pernyataan Trump muncul hanya beberapa hari setelah AS dan Uni Eropa merampungkan kesepakatan dagang baru.

Menteri Energi, Perdagangan, dan Industri Republik Siprus, Michael Damianos, sebelumnya menegaskan bahwa Uni Eropa siap merespons dengan cepat dan proporsional apabila kesepakatan tersebut tidak dihormati atau kepentingan blok itu terganggu.

Selain Inggris, sejumlah negara Eropa seperti Prancis, Italia, dan Spanyol juga menerapkan pajak layanan digital sebesar 3 persen bagi perusahaan besar yang beroperasi di wilayah mereka. Menurut Tax Foundation, beberapa negara anggota Uni Eropa lainnya juga telah menerapkan atau mengusulkan kebijakan serupa.

Awal tahun ini, Amazon juga menaikkan biaya yang dikenakan kepada para penjual dengan alasan adanya beban pajak layanan digital di sejumlah negara.

Sejak kembali menjabat sebagai Presiden AS pada 2025, Trump berulang kali mengupayakan penerapan tarif impor yang tinggi terhadap berbagai negara.

Pada Februari, Mahkamah Agung AS membatalkan upaya Trump sebelumnya untuk memberlakukan tarif global sebesar 10 persen.

Meski demikian, pemerintah AS baru-baru ini kembali mengumumkan tarif baru sebesar 10 hingga 12,5 persen terhadap puluhan negara yang mencakup hampir seluruh impor Amerika. Kebijakan itu diberlakukan dengan alasan negara-negara tersebut dinilai belum cukup serius dalam menangani praktik kerja paksa.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut