Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Advertisement . Scroll to see content

Tragis! Tahanan di AS Tewas usai Dimakan Hidup-Hidup oleh Kutu dan Serangga dalam Bui

Jumat, 14 April 2023 - 05:38:00 WIB
Tragis! Tahanan di AS Tewas usai Dimakan Hidup-Hidup oleh Kutu dan Serangga dalam Bui
Kondisi sel tempat Lashawn Thompson ditahan di Penjara Fulton County, Negara Bagian Georgia, AS. (Foto: Twitter/Zac Summers)
Advertisement . Scroll to see content

Foto-foto yang dirilis oleh keluarga Harper dan Thompson menunjukkan, sel tempat dia ditahan di Penjara Fulton County dilengkapi dengan perabotan logam yang sudah berkarat. Sementara dinding, lantai, dan toilet sel itu tampak tertutup kotoran.

Harper mengatakan, area tersebut bahkan tidak cocok untuk dijadikan kandang hewan sekalipun. Dia menuturkan, Thompson tidak pantas perlakuan dan menerima nasib seperti itu.

Dalam sebuah pernyataan, keluarga Thompson mengungkapkan, pegawai penjara menyaksikan sendiri penurunan kesehatan saudara laki-laki mereka sampai dia meninggal. 

Harper juga mengatakan, seorang petugas penahanan diduga menolak untuk memberikan pertolongan pertama saat Thompson mengalami henti jantung. Petugas itu diduga bingung setelah menemukan tubuh korban yang telah digigit kutu dan serangga.

Sebuah laporan oleh pemeriksa medis menyatakan, penyebab kematian pria itu “belum ditentukan”, tetapi juga mencatat bahwa “tubuh mendiang dipenuhi kutu busuk”.

Salah satu kelompok hak asasi manusia (HAM) setempat, menyatakan bahwa Penjara Fulton County telah mengalami wabah kutu dan kudis dan selama beberapa dekade ini. Kondisi yang jauh dari manusiawi itu disebabkan padatnya isi penjara dan salah urus di fasilitas penahanan itu. Namun, dugaan pelanggaran HAM di penjara itu hampir tidak pernah disorot.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut