Tokoh Oposisi Rusia yang Diracuni Sudah Bisa Bernapas Tanpa Alat Bantu
"Kemarin saya bisa bernapas sendiri sepanjang hari. Saya sangat senang. Ini proses yang luar biasa dan diremehkan oleh banyak orang. Saya merindukanmu," katanya, lagi.
Ahli Rusia Sebut Pengkritik Presiden Putin Koma Bukan Diracuni, tapi Diet atau Stres
Pemerintah Jerman menyatakan, laboratorium Prancis dan Swedia secara independen mengonfirmasi temuan bahwa Navalny diracuni menggunakan zat kimia pelumpuh saraf Novichok.
Rekan-rekan seperjuangan Navalny mengatakan, penggunaan senjata kimia yang dilarang oleh hukum internasional itu hanya bisa dilakukan Rusia.
Sementara itu Rusia berkali-kali membantah keterlibatan peracunan Navalny. Hasil pemeriksaan di rumah sakit Omsk, tempat Navalny pertama dirawat, tidak menemukan adanya racun.
Editor: Anton Suhartono