Terungkap! Ternyata Israel yang Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata di Gaza
Netanyahu dituduh sengaja memperpanjang perang di Gaza demi melindungi dirinya, alih-alih negara Israel. Pemimpin oposisi Israel, Yair Lapid, melontarkan kritik pedas terhadap Netanyahu yang dinilainya lebih mementingkan keamanan diri dan keluarga ketimbang menyelamatkan para sandera yang masih ditahan Hamas di Gaza.
Kritik Lapid disampaikan di tengah gelombang demonstrasi besar-besaran di berbagai kota Israel, terutama Tel Aviv pada akkhir pekan lalu.
Ribuan warga turun ke jalan memblokir sejumlah akses utama, termasuk Jalan Raya Ayalon, menuntut pemerintah segera menyepakati gencatan senjata demi pembebasan para sandera yang tersisa.
“Bahkan setelah video-video memilukan para sandera dipublikasikan, agenda pemerintahan ini tetap tidak berubah,” kata Lapid, di media sosial X.
Puncak kemarahan publik dipicu beredarnya video dari Hamas yang menunjukkan sandera Israel, Evyatar David, yang terlihat sangat kurus dan menderita kekurangan gizi.
Video lain yang dirilis kelompok Jihad Islam menunjukkan kondisi sandera Rom Braslavski yang tak kalah memprihatinkan.
Kedua video ini memicu reaksi emosional dari rakyat Israel yang merasa pemerintah tak lagi peduli pada nasib warga yang ditawan sejak serangan pada 7 Oktober 2023 lalu.
Editor: Anton Suhartono