Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aktivis GSF Diculik dan Disiksa, Italia Pertimbangkan Gugat Israel
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap! Netanyahu Kecewa AS Tunda Serang Iran

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:41:00 WIB
Terungkap! Netanyahu Kecewa AS Tunda Serang Iran
Benjamin Netanyahu dilaporkan mengungkapkan kekecewaan kepada Donald Trump karena menunda serangan ke Iran (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu dilaporkan mengungkapkan kekecewaan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump karena menunda serangan terhadap Iran.

Kedua pemimpin melakukan percakapan telepon setelah Trump mengumumkan penundaan serangan terhadap Iran atas permintaan negara-negara Teluk. AS sedianya akan menyerang Iran pada Selasa (19/5/2026).

Dalam percakapan tersebut, Netanyahu juga menganggap keputusan Trump untuk menunda serangan sebagai kekeliruan.

Trump pada Minggu (17/5/2026) mengatakan kepada Netanyahu soal rencananya menyeranng Iran pada Selasa. Namun keesokan haru, Trump memutuskan untuk menunda rencana tersebut atas permintaan negara-negara sekutunya di Teluk, seperti Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Beberapa sumber pejabat AS dan Israel mengatakan kepada CNN, Netanyahu kemudian mengungkapkan kekecewaan kepada Trump. Dia menilai AS seharusnya melanjutkan serangan sebagaimana direncanakan.

Menurut Netanyahu, penundaan serangan hanya akan menguntungkan Iran.

Seorang pejabat Israel mengatakan, percakapan antara Netanyahu dan Trump berlangsung sekitar 1 jam dan berjalan dengan tegang.

Netanyahu tetap kukuh AS harus melanjutkan serangan.

Sementara itu dua sumber pejabat negara Teluk mengatakan kepada Middle East Eye, Trump menunda serangan ke Iran atas permintaan pemerintahannya terkait masuknya musim haji di Arab Saudi.

Trump juga diberitahu oleh para ajudannya, menyerang Iran selama musim haji hanya akan memicu krisis di negara-negara kawasan. Ini akan menyebabkan ratusan ribu, bahkan jutaan, jemaah haji telantar.

Sumber-sumber tersebut juga mengatakan, tindakan AS menyerang Iran pada saat seperti ini akan semakin merusak reputasi Washington di dunia Muslim.

Seorang sumber pejabat senior AS, yang mengetahui diskusi tersebut, mengonfirmasi adanya percakapan Trump dengan para ajudannya soal isu ini.

Mereka mengatakan, Trump diperingatkan oleh para pejabatnya bahwa melanjutkan perang terhadap Iran bisa menghancurkan reputasi pemerintahannya.

AS dan Israel sebelumnya menyerang Iran saat Ramadhan. Namun para pejabat yakin, melancarkan serangan pada musim haji akan menimbulkan tantangan logistik sangat besar bagi Arab Saudi yang setiap tahun dijejali sekitar 1 juta jemaah dari luar negeri.

Permasalahan juga akan meluas ke bandara-bandara di Teluk, seperti Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), serta negara-negara di Asia Selatan dan Timur.

Prosesi haji tahun ini akan dimulai pada 24 Mei dan akan berlangsung selama 6 hari.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut