Terungkap, Ini Pihak di Balik Penerbangan Misterius 153 Warga Gaza ke Afrika Selatan
"Israel mengawal bus-bus yang mengangkut penumpang dari titik kumpul di Gaza ke penyeberangan Kerem Shalom (yang dikuasai Israel), dari sana bus-bus membawa mereka ke Bandara Ramon di Negev," demikian laporan Yedioth Ahronoth,, mengutip keterangan seorang pejabat militer Israel.
Sementara itu Kepala Cogat Ghassan Alian mengatakan, warga Palestina diperbolehkan meninggalkan Gaza setelah Israel menerima persetujuan dari negara ketiga yang bersedia menerima mereka.
Israel sebelumnya telah berdiskusi dengan beberapa negara, termasuk Sudan Selatan, mengenai kemungkinan merelokasi warga Palestina.
Menurut Yedioth Ahronoth, hampir 40.000 warga Palestina telah meninggalkan Jalur Gaza sejak dimulainya genosida Israel.
Editor: Anton Suhartono