Ternyata Ini Penyebab Tur Lionel Messi di India Rusuh
Kondisi itu memicu kemarahan penonton di tribun yang merasa dirugikan. Mereka tidak bisa melihat idolanya dengan jelas, sementara akses eksklusif justru dinikmati segelintir orang. Amarah pun meledak, ditandai dengan perusakan fasilitas stadion, mulai dari mencopot bangku hingga melemparkannya ke lapangan.
Penyelenggara tur, Satadru Dutta, mengungkapkan awalnya hanya 150 tiket VIP yang dikeluarkan. Namun jumlah tersebut membengkak hingga tiga kali lipat setelah kehadiran “orang-orang sangat berpengaruh” di stadion. Fakta ini kini menjadi salah satu fokus penyelidikan aparat.
Pemerintah Negara Bagian Bengal Barat pun membentuk Tim Investigasi Khusus (SIT) untuk menyelidiki kerusuhan tersebut, termasuk dugaan kelalaian keamanan, pelanggaran akses masuk, dan aksi vandalisme.
Di balik kericuhan itu, terungkap pula besarnya biaya mendatangkan Messi ke India. Penyelenggara harus membayar bayaran Messi sebesar 890 juta rupee atau sekitar Rp166,6 miliar, ditambah pajak pemerintah India sebesar 110 juta rupee. Total biaya mencapai 1 miliar rupee, dengan sebagian ditutup dari sponsor dan penjualan tiket.
Alih-alih menjadi pesta sepak bola, tur Lionel Messi di India justru meninggalkan kekecewaan mendalam dan pelajaran mahal soal pengelolaan acara, keamanan, serta ekspektasi publik terhadap sang megabintang.
Editor: Anton Suhartono