“Memperkuat sayap timur dari utara ke selatan adalah agenda utama NATO, dan itu tidak perlu diragukan lagi. Satu hal yang telah kami jelaskan kepada pihak Rusia adalah, jika mereka melanjutkan eskalasi ini dan jika mereka memilih untuk mengambil jalan militer terhadap Ukraina, mereka akan melihat lebih banyak kemampuan NATO di sisi timur (Eropa),” ujar Chollet.
Rusia Dapat Menginvasi Ukraina dalam Beberapa Hari atau Pekan ke Depan
Skuadron Stryker, yang dirancang untuk dikerahkan dalam waktu singkat, akan menambah 900 tentara yang saat ini dirotasi AS di Rumania, beberapa sebagai bagian dari pasukan NATO ,dan beberapa di bawah pengaturan bilateral yang terpisah.
Prancis juga telah menawarkan diri untuk menjadi pemimpin misi NATO di Rumania untuk di masa mendatang. Negeri Napoleon itu dapat menampung sekitar 1.000 tentara dari berbagai negara. Keputusan terkait tawaran Prancis itu bakal ditentukan pada pertemuan para menteri pertahanan NATO berikutnya yang digelar pada pertengahan Februari.
Rusia: Jangan Percaya AS!
Editor: Ahmad Islamy Jamil