Tegas! Iran Siap Perang jika AS Lanjutkan Blokade Selat Hormuz
TEHERAN, iNews.id - Iran menegaskan siap menghadapi perang lanjutan jika Amerika Serikat (AS) terus melanjutkan blokade di Selat Hormuz. Teheran juga meyakini langkah militer Washington tersebut tidak akan mencapai tujuannya, meski tekanan terhadap jalur vital perdagangan global itu terus meningkat.
Penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, menyebut blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan gagal. Namun dia menegaskan, jika tekanan tersebut terus berlanjut, maka opsi perang sudah masuk dalam perhitungan Iran.
“Iran memiliki banyak cara untuk menembus blokade, namun belum digunakan. Jika diperlukan, konfrontasi bisa terjadi,” ujarnya.
Sejak 13 April, kapal-kapal perang AS memblokade Selat Hormuz dari kedua sisi, menyusul gagalnya perundingan damai di Pakistan. Dampaknya, kapal tanker dan kargo yang hendak keluar-masuk pelabuhan Iran dicegat atau dipaksa berbalik arah.
Iran: Blokade AS atas Selat Hormuz Bakal Gagal Capai Tujuan
Rezaei menegaskan, Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memiliki berbagai strategi untuk menghadapi blokade tersebut. Menurut dia, Iran sangat mungkin melakukan langkah konfrontatif guna mematahkan tekanan militer AS di jalur laut tersebut.
AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari. Teheran kemudian membalas dengan menyerang Israel serta sejumlah negara regional yang menampung aset militer AS.
Centcom Beri Pengarahan kepada Trump Hari Ini, Perang Lawan Iran Bakal Berlanjut?
Serangan tersebut menewaskan lebih dari 3.300 orang sebelum gencatan senjata selama dua pekan diumumkan oleh Presiden AS, Donald Trump, pada 7 April.
Menjelang berakhirnya tenggat gencatan senjata, Trump kemudian memperpanjangnya tanpa batas waktu atas permintaan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, serta kepala militer Asim Munir.
Editor: Anton Suhartono