Israel Tak Sabar Perang Lagi, Segera Serang Iran?
TEL AVIV, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Israel, Israel Katz, menyebut perang melawan Iran mungkin segera berlanjut. Tiga negara berkonflik, termasuk Amerika Serikat (AS), kini terikat gencatan senjata setelah Presiden Donald Trump mengumumkan perpanjangan tanpa batas waktu pada 21 April lalu.
"Ada kemungkinan kita segera perlu bertindak lagi untuk memastikan tujuan tercapai," kata Katz, seperti dilaporkan surat kabar Yedioth Ahronoth, dikutip Jumat (1/5/2026).
Dia mengklaim Iran mengalami pukulan sangat telak sejak setahun terakhir. Menurut Katz, serangan pada Juni 2025 serta perang terbaru sejak Februari 2026 membuat Iran mundur bertahun-tahun di semua bidang.
Para pengamat menilai, pernyataan Katz itu merupakan upaya Israel untuk mendorong AS kembali ke medan pertempuran.
Menhan Israel Sesumbar Hancurkan Iran sampai Kembali ke Zaman Batu, Incar Mojtaba
Pekan lalu, Katz mengatakan Israel masih menunggu lampu hijau dari AS untuk melanjutkan perang. Namun Trump tampaknya lebih memilih pendekatan berbeda, yakni melanjutkan blokade maritim.
Portal berita Axios sebelumnya melaporkan, Komando Pusat AS (Centcom) menyiapkan rencana yang mencakup serangan terhadap infrastruktur Iran hingga opsi lebih luas seperti peningkatan tekanan di Selat Hormuz.
Iran Sebut AS-Israel Gagal Hancurkan Sebagian Besar Persediaan Rudal, Siap Perang Lagi
Rencana tersebut bertujuan untuk memaksa Iran kembali ke meja perundingan damai dengan fleksibilitas lebih besar, khususnya pada masalah nuklir.
Editor: Anton Suhartono