Di Kahramanmaras, sebelah utara Antakya, para keluarga berkumpul di sekitar api unggun sambil membungkus diri dengan selimut agar tetap hangat.
Innalillahi... Dalam Sehari, Turki Diguncang 2 Gempa Dahsyat
“Kami hampir tidak bisa keluar rumah,” kata seorang ayah bernama Neset Guler, yang berkerumun dengan keempat anaknya.
“Situasi kami adalah bencana. Kami lapar, kami haus. Menyedihkan,” ujarnya.
Pemerintah Turki telah mendeklarasikan “kewaspadaan tingkat 4” yang berarti mengizinkan bantuan internasional untuk masuk ke negara itu. Akan tetapi, status tersebut bukan keadaan darurat yang akan menyebabkan mobilisasi massal militer.
Pejabat AFAD, Orhan Tatar mengatakan, setidaknya ada 5.775 bangunan yang hancur akibat gempa dahsyat kemarin—yang diikuti oleh 285 gempa susulan. Selain itu, ada 20.426 orang yang terluka.
Badan bencana Turki itu mengungkapkan, 13.740 personel dari tim SAR (pencarian dan penyelamatan) dikerahkan dan lebih dari 41.000 tenda telah dibangun. Pemerintah juga menyediakan 100.000 tempat tidur dan 300.000 selimut telah dikirim di wilayah tersebut.
Editor: Ahmad Islamy Jamil