Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Advertisement . Scroll to see content

Takut Ditembak Iran, Kapal-Kapal Tanker Ogah Lewati Jalur Selat Hormuz Pilihan AS

Kamis, 09 Juli 2026 - 21:15:00 WIB
Takut Ditembak Iran, Kapal-Kapal Tanker Ogah Lewati Jalur Selat Hormuz Pilihan AS
Perang AS-Iran kembali pecah pekan ini dipicu masalah pengaturan lalu lintas di Selat Hormuz (Grafis: iNews.id/AI)
Advertisement . Scroll to see content

Data Kpler menunjukkan, hanya 14 kapal pengangkut komoditas yang melintasi Selat Hormuz di kedua arah sepanjang Rabu (8/7/2026). Jumlah tersebut menjadi yang terendah sejak AS dan Iran menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad mengenai gencatan senjata pada 17 Juni.

Sebagai perbandingan, rata-rata terdapat 34 kapal yang melintasi Selat Hormuz setiap hari dalam 3 pekan setelah penandatanganan MoU tersebut. Aktivitas pelayaran bahkan sempat mencapai puncaknya pada 24 Juni dengan 59 kapal tanker melintas dalam sehari.

Dalam kondisi normal, ketika konflik bersenjata berlangsung, biasanya kurang dari 20 kapal melintasi selat strategis itu setiap harinya. Penurunan hingga hanya 14 kapal menunjukkan besarnya dampak eskalasi terbaru terhadap arus perdagangan energi global.

Selain penurunan jumlah kapal, gangguan elektronik juga terdeteksi di kawasan Teluk Oman. Sejumlah kapal yang berada di lepas pantai Oman terpantau bergerak dengan kecepatan sedikitnya 30 knot.

Kondisi tersebut mengindikasikan adanya aktivasi sistem pertahanan untuk mengantisipasi serangan drone terhadap infrastruktur vital. Penggunaan sistem itu berpotensi mengganggu sinyal transponder kapal sehingga menyulitkan pemantauan lalu lintas pelayaran di kawasan tersebut.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut