Takut Dijatuhkan Rusia, Drone Mata-Mata Globak Hawk AS Berhenti Terbang di Laut Hitam
Seorang sumber yang mengetahui aktivitas drone Global Hawk membenarkan soal batasan penerbangan tersebut.
Menhan AS dan Rusia Bicara lewat Telepon soal Drone Intai Jatuh, Ini yang Dibahas
Menurut dia, setelah insiden MQ-9 Reaper yang jatuh di Laut Hitam, Global Hawks hanya melakukan dua kali penerbangan di wilayah serupa yakni pada periode 17 hingga 21 Maret.
Di keedua penerbangan itu Global Hawk terbang di atas jarak 140 km dari pantai selatan Krimea.
Hubungan Rusia dan AS Berada di Titik Terendah gegara Jatuhnya Drone Intai MQ-9
"Rupanya, komando AS menganggap penerbangan lebih lanjut di daerah itu tidak praktis. Di satu sisi, jumlah informasi yang diterima drone pada jarak seperti itu berkurang tajam. Di sisi lain, setelah 14 Maret, pihak AS menghadapi potensi bahaya kehilangan peralatan (militer), dan harga Global Hawk beberapa kali lebih mahal daripada Reaper karena sarat dengan peralatan canggih," kata sumber tersebut, kepada Sputnik.
Editor: Anton Suhartono