Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Swedia Heboh, Pemerintah Minta Warga Siaga Perang Picu Panic Buying

Sabtu, 13 Januari 2024 - 15:22:00 WIB
Swedia Heboh, Pemerintah Minta Warga Siaga Perang Picu Panic Buying
Warga Swedia heboh dengan seruan siaga perang oleh pemerintah dan militer (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

“Apakah Anda yakin ini mungkin Swedia? Perang Rusia melawan Ukraina adalah sebuah langkah, bukan tujuan akhir, dari ambisi membangun wilayah pengaruh dan menghancurkan tatanan dunia yang berbasis aturan,” kata Byden, seraya menegaskan pertanyaannya bukan retoris.

Byden juga mengatakan Swedia harus mempersiapkan mental untuk perang. Pernyataan tersebut disebarkan secara luas oleh media massa dan media sosial hingga memicu kehebohan.

Swedia mengajukan permohonan bergabung NATO pada Mei 2022 terkait dengan invasi Rusia ke Ukraina. Ada kekhawatiran Ukraina hanya salah satu sasaran invasi Rusia. Pengajuan itu masih terkendala restu dari Turki dan Hongaria. Setiap negara yang ingin masuk NATO harus mendapat persetujuan dari semua anggota.

Kelompok hak asasi anak (HAM) Bris menyatakan ada peningkatan panggilan telepon hotline mengenai anak-anak yang khawatir akan kemungkinan perang.

“Banyak anak mengalami tingkat kecemasan yang diperburuk oleh berita ini,” kata Magnus Jagerskog, sekjen Bris.

Dia menambahkan kondisi perang di Gaza menambah ketakutan itu.

Jaringan ritel toko melaporkan peningkatan tajam pembelian barang-barang terkait dengan krisis, seperti radio darurat, jeriken, dan kompor gas portable.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut