Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS
Advertisement . Scroll to see content

Survei: Sebagian Besar Warga Israel Yakin Netanyahu Gagal dalam Perang Lawan Iran

Senin, 22 Juni 2026 - 08:11:00 WIB
Survei: Sebagian Besar Warga Israel Yakin Netanyahu Gagal dalam Perang Lawan Iran
Hasil survei terbaru di Israel menunjukkan sebagian besar warga memandang Benjamin Netanyahu gagal dalam perang melawan Iran (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Hasil survei terbaru di Israel mengenai perang Iran cukup mengejutkan. Sebagian besar warga Israel memandang Perdana Menteri Benjamin Netanyahu gagal dalam perang melawan Iran.

Polling yang dilakukan Universitas Ibrani Yerusalem, dirilis Minggu (21/6/2026) oleh surat kabar The Times of Israel, mengungkap 56,4 persen responden menyebut kinerja Netanyahu selama perang sebagai "gagal" atau "buruk," sementara 26,5 persen menilai positif.

Survei juga mengungkap, 72,5 persen responden tidak percaya dengan pernyataan Netanyahu bahwa Israel mendapat keuntungan signifikan dan berhasil melenyapkan ancaman eksistensial dengan hasil perang melawan Iran.

Selain itu 92,1 persen responden yakin Iran telah memenangkan perang, sementara 82,9 persen mengatakan konflik tersebut melemahkan keamanan Israel dalam jangka panjang.

Hasil survei juga menunjukkan, 87,8 persen responden yakin Israel gagal mencapai tujuan yang ingin dicapai dalam perang atau hanya sebagian yang tercapai.

Survei tersebut juga mengungkap, dukungan terhadap Netanyahu sebagai perdana menteri anjlok menjadi 29,4 persen. Dalam survei yang sama pada Maret, dukungan untuk Netanyahu masih di angka 40,5 persen. 

Sementara itu, 48,2 persen responden mendukung dimulainya kembali aksi militer besar-besaran terhadap kelompok Hizbullah di Lebanon. Bahkan warga Israel mendukung serangan ke Lebanon meski risikonya harus bentrok dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. 

Sementara 20,9 persen menentang langkah tersebut dan sisanya memilih tidak tahu.

Pengambilan sampel survei dilakukan pada 17 hingga 20 Juni melibatkan 3.644 responden. 

Israel dan AS melancarkan serangan gabungan melawan Iran pada 28 Februari yang berlangsung hingga 8 April ditandai dengan pengumuman gencatan senjata oleh Trump. Meski demikian setelah itu masih ada letupan-letupan kecil, terutama di Selat Hormuz.

Kemudian AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai pada 17 Juni (MoU Islamabad), menandai berakhirnya perang, meski kesepakatan tersebut masih sangat rapuh.

AS dan Iran juga melanjutkan negosiasi di resor Burgenstock, Swiss, dalam kerangka MoU Islamabad. Perundingan tersebut bertujuanb membuka jalan bagi penghentian konflik secara permanen, termasuk membahas program nuklir.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut