Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah
Advertisement . Scroll to see content

Suriah: Rudal S-300 Rusia Buat Israel Berpikir Ulang untuk Menyerang

Kamis, 27 September 2018 - 13:40:00 WIB
Suriah: Rudal S-300 Rusia Buat Israel Berpikir Ulang untuk Menyerang
Wakil Menteri Luar Suriah Faisal Mekdad. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

DAMASKUS, iNews.id - Wakil Menteri Luar Suriah Faisal Mekdad memperingatkan Israel agar berpikir dua kali sebelum menyerang negaranya. Pasalnya, Suriah akan diperlengkapi sistem pertahanan canggih rudal S-300 Rusia.

Peringatan itu muncul menyusul janji Rusia yang akan memasok sistem pertahanan terbaru setelah pesawatnya ditembak jatuh oleh rudal Suriah. Saat kejadian, Israel sedang membombardir Suriah dan dituduh menjadikan pesawat intai Rusia sebagai tameng.

Rudal S-300, kata Mekdad, seharusnya sudah diberikan ke Suriah sejak lama.

"Israel yang biasa melakukan banyak agresi dengan berbagai alasan perlu membuat perhitungan akurat sebelum kembali menyerang Suriah,” kata Mekdad, seperti dilaporkan Haaretz, Kamis (27/9/2018).

"Jika Israel mencoba menyerang, kami akan membela rakyat kami seperti yang kami lakukan di masa lalu."

Pada Senin (24/9/2018), Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengumumkan negaranya akan mentransfer sistem rudal permukaan-ke-udara S-300 ke rezim Bashar Al Assad dalam waktu dua pekan.

Dia mengatakan, keputusan untuk mentransfer S-300 tidak ada hubungannya dengan ketegangan dengan Israel dan bahwa tujuan dari langkah itu adalah melindungi tentara Rusia di Suriah.

Presiden Rusia Vladimir Putin juga mengaku sudah membahas keputusan itu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Sebelumnya diberitakan, pesawat pemantau militer Rusia Il-20 ditembak jatuh pasukan udara Suriah yang keliru mengira pesawat itu milik Israel, sehingga menewaskan 15 kru dan penumpangnya.

Rusia tidak menuntut pertangungjawaban Suriah melainkan menyalahkan Israel. Rusia menyatakan jet-jet tempur Israel bersembunyi di balik pesawat Rusia tersebut.

Namun, Israel membantah tuduhan itu.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut