Spesifikasi Rudal THAAD AS yang Dikirim ke Israel untuk Cegat Serangan Iran
Pusat Pengendalian Senjata dan Non-Proliferasi menjelaskan, THAAD bisa mencegat rudal di dalam dan luar atmosfer Bumi selama tahap akhir penerbangan, yakni dimulai saat bagian hulu ledak terlepas dari roket memasuki atmosfer Bumi.
Congressional Research Service, dalam laporannya pada April lalu, menyatakan setiap baterai THAAD biasanya dioperasikan oleh 95 personel. Peralatannya terdiri atas enam peluncur yang dipasang di truk dengan total 48 rudal pencegat atau masing-masing 8 pada setiap peluncur. Selain itu ada satu sistem radar dan satu komponen kontrol penembakan dan komunikasi.
Namun jumlah peluncur dan pencegatnya bisa bervariasi.
Sebagai rudal pencegat, rudal THAAD tidak membawa hulu ledak sehingga membuat bobotnya lebih ringan. Dengan begitu rudal pencegat bisa mencapai ketinggian maksimum dengan cepat.
Cara kerjanya dalam melumpuhkan rudal balistik musuh memanfaatkan energi kinetik, tidak meledakkannya. Energi kinetik dihasilkan dari bobot proyektil yang melesat cepat untuk menabrak rudal musuh.
THAAD tak bisa menangkis senjata dengan ukuran lebih kecil dan lebih sederhana seperti drone kamikaze. Ini karena drone biasanya terbang pada ketinggian rendah.