Sosok Marwa Elselehdar, Kapten Kapal Cantik Dituduh Penyebab Macet Terusan Suez
“Saya terkejut. Saya merasa bahwa saya menjadi sasaran mungkin karena saya perempuan yang sukses di bidang ini, atau karena saya orang Mesir, tapi entahlah,” ujar Marwa kepada BBC, dikutip Senin (5/4/2021).
Dia sedang berusaha untuk menyangkal bahwa apa yang ada di dalam artikel tersebut tidak benar. Sosok Marwa sendiri memang sedang diperbincangkan di negaranya. Menjadi kapten kapal perempuan pertama Mesir, Marwa mengaku hal itu karena dia sangat menyukai laut.
Dia bertekad untuk bergabung dengan angkatan laut setelah melihat saudara laki-lakinya mendaftar di Akademi Arab untuk Sains, Teknologi dan Transportasi Maritim (AASTMT). Meskipun akademi itu hanya menerima laki-laki dia tetap ingin mendaftarkan diri. Dia akhirnya bisa bergabung setelah ada perubahan aturan pendidikan di Mesir.
Selama studinya, Elselehdar mengaku kesulitan untuk menemukan orang yang berpikiran sama untuk diajak berkomunikasi di atas kapal karena rekan-rekannya semua laki-laki, namun Marwa tertantang dengan situasi itu, bahkan bisa melatih kondisi mentalnya
"Masyarakat masih tidak menerima gagasan bahwa gadis-gadis bisa bekerja di laut, jauh dari keluarga untuk waktu yang lama. Tetapi ketika Anda melakukan apa yang Anda sukai, Anda jelas tidak perlu meminta persetujuan semua orang bukan?," katanya.
Setelah lulus, Marwa naik menjadi kapten kapal Aida IV ketika kapal itu menjadi yang pertama yang menavigasi Terusan Suez setelah diperluas pada 2015. Saat itu, dia merupakan kapten kapal termuda dan kapten perempuan pertama di Mesir. Pada 2017 dia mendapat penghargaan dari Presiden Abdel Fattah El Sisi saat perayaan Hari Perempuan Mesir.
Editor: Kurnia Illahi