Sosok Joe Kent, Pejabat Senior Intelijen AS yang Mundur gegara Menentang Perang Iran
Namun masalah tak sampai di situ. Usai pengunduran dirinya, Biro Penyelidikan Federal (FBI) menyelidiki Kent atas tuduhan membocorkan rahasia negara.
Dalam pernyataan terbarunya saat kebaktian gereja di Washington, Kent menegaskan mengundurkan diri sebagai Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional karena menentang perang di Iran. Hati nuraninya berkata, dia tidak bisa mengirim orang-orang muda AS untuk mati di medan perang melawan negara asing.
Profil Joe Kent
Pria 45 tahun itu merupakan mantan personel Pasukan Khusus Angkatan Darat AS yang telah menyelesaikan 11 penugasan tempur, termasuk perang AS di Irak.
Istri pertamanya, Shannon Kent, seorang teknisi kriptografi Angkatan Laut AS, tewas di Suriah pada 2019 akibat serangan bom bunuh diri.
Setelah meninggalkan militer, Kent bekerja sebagai petugas paramiliter untuk Badan Intelijen Pusat (CIA) sebelum memulai karier politik.