Sosok Abu Ubaida Jubir Sayap Militer Hamas, Pria Misterius yang Ditakuti Israel
Kemunculannya di media semakin intens setelah Mohammad Al Deif, komandan Al Qassam yang lebih dulu dibunuh Israel pada tahun lalu, mengumumkan Operasi Badai Al Aqsa pada 7 Oktober 2023.
Sejak itu, Abu Ubaida kerap muncul untuk menyampaikan perkembangan perang, biasanya dengan seragam militer hijau dan keffiyeh merah. Dia memainkan peran penting dalam perang informasi, berhadapan langsung dengan narasi dari juru bicara militer Israel.
Abu Ubaida pertama kali dikenal pada 2002 sebagai salah satu pejuang lapangan Al Qassam. Dia selalu menjaga identitasnya dengan menutupi wajah, meneladani mantan komandan Al Qassam, Imad Aqel, yang tewas dibunuh Israel pada 1993.
Sejak Israel menarik diri dari Gaza pada 2005, Abu Ubaida ditunjuk sebagai juru bicara Brigade Al Qassam. Menurut informasi terbatas, dia berasal dari Naalia, wilayah Gaza yang diduduki Israel sejak 1948, dan kini tinggal di Jabalia, Gaza Utara.
Rumahnya beberapa kali menjadi target serangan udara Israel, yakni pada 2008, 2012, 2014, dan kembali pada perang terbaru. Pada perang 2014, dia sempat mengumumkan penangkapan tentara Israel Shaul Aron, yang disambut sorak dukungan dari warga Palestina di Tepi Barat.