Sosok 2 Pemenang Nobel Kedokteran yang Berjasa di Balik Vaksin Covid-19, Kenalan saat Antre Fotokopi
“Bersama-sama mereka telah menyelamatkan jutaan nyawa, mencegah Covid-19 yang parah, mengurangi beban penyakit secara keseluruhan, dan memungkinkan masyarakat untuk kembali (hidup) terbuka,” kata Rickard Sandberg, anggota Dewan Nobel Karolinska Institute.
Setelah meraih gelar doktor biokimia di Universitas Szeged, Kariko pindah ke AS pada 1985 bersama suami dan putrinya, Susan Francia. Putrinya itu merupakan pemegang medali emas Olimpiade untuk tim dayung nasional AS.
Di AS, Kariko melanjutkan kariernya di Universitas Pennsylvania. Pada 1990-an dia mencoba mengubah mRNA menjadi alat pengobatan, namun kesulitan untuk mendapat dana. Pasalnya penelitian tentang DNA dan terapi gen menarik sebagian besar perhatian komunitas ilmiah pada saat itu sehingga persaingannya sangat ketat.
Menurut Kariko, dia sempat diejek sesama anggota fakultas karena usahanya yang gigih. Dia kemudian bergabung dengan BioNTech pada 2013, saat perusahaan itu belum menjadi apa-apa. Bahkan saat itu BioNTech belum memiliki situs web.
Sementara itu Weissman mendapat gelar doktor dari Universitas Boston pada 1987 kemudian bergabung dengan Universitas Pennsylvania pada 1997.